Sandiwara Pukul Sepuluh Pagi
Jiwaku terbangun
Matahari tertegun
Berpura-pura seolah telah lama terbit
Meradang merasuk ke dalam perbuaian sengit
Angin menyapa dedaunan
Mereka tersenyum tertahan
Burung bertengger di atas dahan
Ranting tersenyum menahan cengkraman
Tiada tingkah baik yang tulus
Muram durja terus-menerus
Tak pernah berbahagia
Semua tawa adalah sandiwara
it’s always about the matter of perspective, rite?
(Source: oddvisions, via catymarsh)
1744
emang lu doang yang iceskating sama Gangga, HAHAHA
0
jaman baru baikan…
1
(via robotsquirrels)
3973
halfnude?
1Jika Tuhan
Tak pernah kesepian
Tak pernah kesulitan
Sering dibenci, sering dimaki
Kau, manusia tidak tahu diri
Manusia muntahkan serapah
Manusia gumamkan nama yang agung
Langit, langitku mengaduh
Langitku berseru
“Tuhan! Aku diapakan Tuhan?
Manusia menyumpahiku ketika turuh hujan
Tuhan! Aduh!
Aku disumpahi, ketika tak menutup matahari!”
Hanya mungkin, mungkin dari yang mungkin
Aku tidak tahu, karena aku bukan Tuhan.
0
3:)
Bujangan Semu
Aku bersandar di belakang
Pohon hijau rimbun nan tenang
Kutangkup rindu dalam kalbu
Kuhembus bisik dalam batu
Tatap langit sore berjalan menyongsong sendu
Tirai berbintang kan menjemputmu
Bulan tak sabar bertemu
Bertemu engkau, bujangan semu
Berjalan tanpa tujuan
Bermimpi tanpa khayalan
Bernyanyi di tengah malam
Berbaju hitam nan kelam
Bujangan semu…
Bujangan semu…
Bibirnya merayu
Matanya sayu
0 Ingsun amatak ajiku si Semar Mesem, mutmutaku inten, cahyane manjing ana pilinganku kiwa tengen, sing nyawang kegiwang, apa maneh yen sing nyawang kang tumancep kumanthil ing telenging sanubariku , ya iku si jabang bayi … . .( sebut nama wanita yang dimaksud, misal: Britney Spears) , wis temtu welas asih marang badhan sliraku, saking kersaning Gusti ”
MANTRA AJIAN SEMAR MESEM
1